Mengunjungi sebuah mahakarya arsitektur dimasa lalu, selalu membuat saya takjub. Hal ini juga saya rasakan ketika memasuki sebuah cafe di sudut kota tua Jakarta. Cafe Batavia namanya.
Di tilik dari namanya, sudah jelas bahwa banyak sekali sejarah tentang Batavia tersimpan disana. Tapi yang membuat saya salut adalah, semua sejarah itu masih di biarkan lestari di tengah kemoderenan kota Jakarta saat ini.

Gedung tempat cafe Batavia beroperasi ini sejatinya adalah bekas kantor administrasi dari VOC pada jaman penjajahan Belanda dulu. Dibangun pada tahun 1805 dan mulai dioperasikan sebagai kantor administrasi baru pada 1850. Terbayang kan lama pembangunannya. 
Saya penasaran dengan lantai atasnya. Hampir seluruh ruangan di tempeli foto-foto yang sepertinya menyimpan banyak sekali sejarah. Saya berkali-kali berhenti mengamati foto-foto itu berhatap ada satu foto cewek cantik yang mengerlingkan matajua manja kepada saya. 
Saya terkesima dengan desain toiletnya yang masih seperti dulu. Dan yang paling penting adalah bersih sekali. Males banget kan masuk toilet umum kalo kotor dan bauk.

Cafe Batavia layak dicoba. Memasuki ruangan demi ruangannya kita seolaj diajak kembali menaiki mesin waktu menuju masa Batavia dulu. Masa dimana bangsa kita masih terjajah oleh Belanda. Masa di mana arsitektur ngetrend di Belanda mulai masuk Indonesia.




