Surfing bareng Pacu Jawi

Pada sebuah siang yang terik, sorak-sorai penonton seolah memecah keheningan daerah persawahan di kabupaten Tanah Datar, propinsi Sumatra Barat. Di bagian lain beberapa sapi terlihat asik merumput, di sela-sela batang padi yang habis dipanen. Langit biru dan awan berarak juga makin menambah kemolekan pesona alam yang tersaji. Sedang asik menikmati itu semua tiba-tiba saya dikagetnya oleh cipratan lumpur di muka, akibat ulah sapi yang khilaf lari dari lintasan lumpur tempat paju jawi ini di gelar.

Bermain dengan lumpur
Bermain dengan lumpur

Iya saya sedang menyaksikan sebuah atraksi yang dulunya hanya di gelar untuk meramaikan suasana ketika para petani selesai masa panen. Mereka biasanya menggelar pacu jawi di sawah-sawah yang habis dipanen. Tujuannya selain mengisi masa senggang sebelum musim tanam tiba juga untuk sarana hiburan.


Sakitnya tuh disiniiii
Sakitnya tuh disiniiii

Kejadian itu sudah berlangsung sudah lama sekali, mungkin sudah belasan tahun, tapi ingatan sakit di punggung karena jatuh terjerembab di lumpur akibat ingin mencoba sensasi Pacu jawi ini masih terasa begitu pilu ha ha. Memang adrenalin terasa begitu terpacu ketika kita berada di belakang sepasang sapi yang siap berlari. Tapi belum sampai dua meter saya sudah terjatuh gara-gara salah satu sapi yang menarik saya khilaf nyebrang ke petak sawah sebelah ha ha.

Dan beberapa hari lalu saya mendapatkan link dari seoarang sahabat berisi sebuah video di youtube tentang pembuatan iklan Televisi, yang mengambil set permainan Pacu Jawi di Sumatra Barat itu. Semula saya berfikir kira-kira iklan apa gerangan sampai gila memadukan antara permainan Pacu Jawi yang merupakan kesenian tradisional warga, dengan olah raga surfing yang memang memacu adrenalin itu. Pacu Jawi dan surfing memang bentuk-bentuk permainan yang memancarkan aura kejantanan. Keduanya menghasilkan pacuan adrenalin yang sempurna.

Dan pagi ini saya baru tahu ternyata iklan televisi ini besutan pakdhe Bob Gordon, sang Director, dengan om Tino di posisi produser. Video surfing di lumpur dengan pacu jawi ini adalah orderan dari sebuah brand rokok yang bermarkas di Kudus, kota kecil di sebelah kota kelahiran saya di Pati. Djarum super memposisikan iklan-iklan TV-nya beda dengan brand-brand lain. Jika banyak iklan merasa bangga dengan keelokan negara lain, akhir-akhir ini Djarum super lebih memilih ranah Indonesia untuk diangkat. Sebut saja iklan sebelumnya yang menganggkat Sumba dan beberapa kesenian menariknya, Bono di sungai Kampar Riau, sebuah fenomena alam yang patut kita jaga agar masyarakat sekitar bisa memperoleh manfaat dari fenomena ini. Dan yang terakhir adalah Pacu jawi dari Sumatra Barat.

Mandi Lumpur
Mandi Lumpur

Satu hal yang patut saya acungi jempol dari iklan terakhir Djarum super ini adalah ide gilanya. Ide menggabungkan dua permainan kejantanan menjadi sebuah bentuk suguhan audio visual yang menarik. Saya aja jujur pertama melihat berdecak kagum, selain dengan keelokan gambarnya, juga kepada ide gilanya. Kira-kira ide gila apalagi ya di iklan-iklan Djarum super selanjutnya? Kita lihat saja.

My Life, My Adventure. The Real Super Adventure

My Life My Adventure
My Life My Adventure
Ini bukan saya lho ya
Ini bukan saya lho ya

Penganut Pesan Kakek "Jadilah pejalan dan belajarlah dari perjalanan itu". Suka Jalan-jalan, Makan-makan, Poto-poto dan Buat Video. Cek cerita perjalanan saya di Instagram dan Youtube @lostpacker

Related Posts

2 Responses
  1. cumilebay.com

    Kak bolang cakepan di foto terakhir hahahaha … btw aku blmperna liat pacu jawi, kayak nya wajib kesana tahun depan

Leave a Reply