Zapin Kipas, Tari Sambutan Di Bumi Sriwijaya

8

Aula yang tidak terlalu besar di museum Balaputra Dewa yang ada di palembang ini tiba-toba riuh. Tidak seperti biasanya, ketika memasuki ruangan museum biasa kita disambut oleh hening dan larik-larik sejarah yang terkadang membuat anak-anak sekarang cepat bosan dan enggan untuk datang ke museum. 
 

Penari Zapin Kipas Dan Pengiring Musiknya
Lantunan dendang melayu seketika membuat ruangan depan museum itu menjadi meriah. Belum juga usai lamunan saya tentang dendang melayu, tiba-tiba beberapa penari mengambil posisi untuk menarikan tarian khas Melayu, yakni tari zapin.
Sejatinya tarian zapin ini juga bukan hal asing bagi saya. Pernah hidup di beberapa tempat dengan penduduk mayoritas melayu, membuat saya mengenal lebih banyak seluk beluk budaya dan adat istiadatnya. Nah siang itu, ketika Salam pembuka Zapin di haturkan, kenangan itu kembali melambung. Sebuah kenangan yang mengingatkan saya akan kota tempat saya pernah menimba ilmu dan besar dulu di pesisir Melayu. 

Manisnya Penari Zapin Kipas
Tarian zapin yang di pentaskan adalah Zapin Kipas. Tari-tari kreasi baru banyak bermunculan. Walaupun kadang di beberap tempat juga sudah tidak sesuai lagi dengan pakem Zapin yang di perkenalkan pertama kali di nusantara ini.

Di beberapa daerah Melayu, zapin biasa di tarikan sebagai tari pergaulan. Biasanya tarian ini mengambil cerita tentang kisah muda-mudi melayu dalam kesehariannya. Sangat menarik memang kalau kita ingin tau lebih banyak tentang tari zapin ini.
 

Museum Balaputra Dewa Palembang
Tari zapin adalah alat atau media yang dibpakai oleh para ulama untuk menyebarkan islam di nusantara. Sembari menunggu waktu sholat, merekw menarikan zapin untuk memancing perhatian masyarakat untuk mendekat dan melihat keriuhan apa yang sedang terjadi. Nah ketika mereka berkumpul, barulah dakwah di sampaikan.

Dahulu tarian zapin hanya di tarikan oleh kaum lelaki saja. Terlebih Zapin Kipas yang di tarikan oleh beberapa penari siang tadi. Kipas yang di pakai itu perlambang sebagai perisai yang akan melindungi mereka dari segala marabahaya yang menghadang. 

Trio Manis Zapin
 

Kalau ini Manis gak ya?

Gadis Zapin dan Mamak-Mamak
Kesan pertama di bumi Sriwijaya yang sungguh manis berteman senyum manis para penari Zapin kipas ini. Perjalanan berlanjut berkeliling komplek museum Balaputra Dewa dengan pendampingan dari ibu Diah dari pengelola museum. Cerita demi cerita mengalir. Kisah demi kisah kembali di ungkap. Kemahsyuran kisah negeri Maritim Sriwijaya kembali terdengar. Kisah manis yang selalu membuat kita bangga sudah lahir di negara yang di bangun dari kisah sejarah yang luar biasa.

8 COMMENTS

Komennya disini ya..