Meyusup ke Belantara Taman Naional Meru Betiri. LihatIndonesia part #17

19

“ya udah kalian tunggu disana, saya segera meluncur” begitulah kira-kira suara bang Zul, seorang petugan Taman Nasional Meru Betiri kitika kami menghadapi masalah di pintu pos Sungai Lembu, sebuah pos yang di buat oleh PTPN.

Team Lihat Indonesia sudah sampai di pos Sungai Lembu, dan pos ini di kelola oleh PTPN. Sang petugas keamanan pos menarik retribusi yang tidak masuk akal ketika rombongan team Lihat Indonesia hendak melanjutkan perjalanan ke Taman Nasional Meru Betiri.

 

Pos Sungai Lembu
Pos Sungai Lembu

Setelah berjam-jam menempuh perjalanan dari Malang akhirnya sampai di kota nya mas Anang Hermasyah, Jember sekitar jam 9 pagi. Seluruh team menyempatkan diri sarapan di kota ini. Penyetan ayam dan udang terasa begitu nikmat sekali rasanya. Dan setelah briefing dengan petugas Taman Nasional perjalanan pun di lanjutkan.

Kondisi jalanan yang terik mengiringi perjalanan kami.Memang akses menuju Taman Nasional di ujung timur pulau Jawa ini harus melewati pos tersebut. Dan sudah menjadi dilema juga karena harus melewati area dari PTPN yang tentu kebijakan nya juga berbeda dengan Taman Nasional. Tapi dua orang petugas keamanan yang berkilah buat “uang rokok” itu sudah tidak manusiawi ketika menarik uang retribusi masuk yang tidak masuk akal kepada kami, Tapi om Zul sebagai petugas Taman Nasional yang juga pengguna Taft Diesel datang, dan masalah beres, perjalanan pun di lanjutkan. Masalah klasik.

Lewat tengah hari akhirnya saya dan team sampai di pos sungai lembu. Dan terjadilah drama dengan dua orang petugas keamanan yang tidak asik seperti diatas.


Dari pos sungai lembu perjalanan di lanjutkan menuju desa Rajegwesi. Rajegwesi sendiri adalah sebuah desa yang ada di Taman Nasional Meru Betiri. Desa ini juga menjadi gerbang jika ingin memasuki Taman Nasional Meru Betiri. Dan kelihatannya desa ini juga sedang berbenah untuk menyambut para wisatawan dengan sebuah perhelatan yang di tajuk dengan nama Tour De Rajegwesi. (akan saya ceritakan di next post)

Sampai di Pos Rajegwesi hari sudah mulai sore. Tidak banyak aktifitas yang kami lakukan di lokasi ini karena tujuan utama perjalanan ini adalah pantai Sukamade, dimana pengembangbiakan penyu dengan cara tradisional di lakukan. Setelah melapor dan berbincang sejenak dengan Kepala dan  para petugas Taman Nasional Meru Betiri, perjalanan pun kami lanjutkan karena tidak ingin kemalaman di jalan.

 

River crossing
River crossing

Petualanga tidak sebatas jalan jelek, turunan dan mendaki saja saudaraku. Sebuah sungai menghadang perjalanan kami. Untung mobil yang saya dan team pakai adalah mobil segala medan yang menjadi partner petualang sejati. TaftTernyata Jarak dari Rajegwesi menuju Sukamade itu kalau di lihat di GPS tidak terlalu jauh, tapi jalannya aduhai sekali. Tanjakan dan turunan curam menghadang, belum lagi sempit dan gelapnya jalan karena harus membalah belantara yang konon terkenal dengan habitat dari macan loreng jawa nya, sayang binatang keren itu di indikasikan sudah punah.

Di kegelapan malam salah satu dari kami menjajaki apakah sungai itu dalam? apakah mobil kami bisa lewat, dan jalur mana yang harus di lalui supaya tidak terperosok kebagian terdalam sungai. Untungnya dasar sungai adalah bebatuan yang padat, sehingga dengan bersusah payah akhirnya ke empat mobil bisa melwati rintangan itu, dan itu sungguh petualangan luar biasa. Ini perjalanan pada saat musim kemarau, saya tidak bisa membayangkan jika perjalanan ini pada saat musim hujan, pasti ketinggian air sungai akan tinggi sekali.

Sampai di Sukamade hari sudah malam. Beberapa mobil 4WD terlihat parkir berjejer disana. Sepertinya mobil-mobil seperti inilah yang layak jalan di trek ekstrem seperti itu. Karena di Sukamade kita tidak bisa menemukan sinyal seluler, dan kami tidak memesan penginapan disana, akhirnya sebuah aula di sulap jadi tempat tidur. beberapa veldbed yang kami bawa pun disusun menjadi tempat tidur untuk menghabiskan malam di tempat ini.

Kondisi badan rasanya sudah penat sekali, hingga agenda melihat penyu bertelur di pantai nya juga saya lewatkan karena ketiduran. Untung beberapa teman menyempatkan diri untuk melihat nya, kalau saya sendiri takut merasa kasihan liat proses mereka bertelur, ya udah lah akhirnya tertidur di balutan sleepingbag dan veldbed. *alasan padahal emang lagi gak enak badan.

Lepas Tukik
Lepas Tukik

Pagi menjelang, dan saatnya melepas tukik, yessss. Lucu sekali tingkah mereka merayap di pasir sambil sesekali toleh kanan kiri dan terus merayap menuju gemuruh ombak besar di Sukamade. Terkadang malah ada yang terseret ombak semakin menjauhi bibir pantai, tapi mereka berusaha kembali menuju laut untuk meraih kebebasannya, padahal banyak sekali juga bahaya yang mengancam di sekitar mereka. Tapi itulah arti penting kebebasan. see you tukikkkk.

Taman Nasional Meru Betiri sendiri adalah salah satu dari taman nasional yang terletak di pulau Jawa. Lokasinya berada di dua kabupaten, yakni Jember dan Banyuwangi. Nama Meru Betiri sendiri diambil dari nama gunung tertinggi di lokasi tersebut yakni gunung Betiri dengan ketinggian 1.223m. Sebagai Taman Nasional tentunya Meru Betiri juga punya koleksi tanaman-tanaman langka yang di lindungi seperti padma Rafflesia zollingeriana yang endemik di Jawa. Selain itu juga ada rengas, api-api, bakau, nyampung, dan masih banyak lainnya. Untuk satwa taman nasional ini juga melindungi beberapa spesies langka seperti Banteng, Harimau jawa, Macan tutul, monyet ekor panjang, kucing hutan, merak, penyu belimbing dan masih banyak lainnya.

 

…dan perjalanan pulang dari sukamade juga sebuah petualangan tersendiri buat kami team Lihat Indonesia. next TOUR DE RAJEGWESI.Karena letaknya yang ada di hampir ujungnya pulau Jawa, Taman Nasional ini tidak touristy. Saya malah suka dengan kondisi seperti ini. Ekosistem alam yang ada bisa terjaga keberlangsungan hidupnya, dan keseimbangan alam bisa tercapai.

19 COMMENTS

  1. Dear om2 lostpacker

    Apakah selama menuju ke sukamade fitur dobel gardannya dipakai secara penuh? Saya ada plan juga pergi kesana. Tapi tentu kendaraan yang saya pakai sedikit berbeda. Saya pakainya Jimny. Sebenarnya cuma penasaran juga soal “uang rokok” itu tadi seberapa besarkah nominalnya?

    Salam

    TheBagso

Komennya disini ya..