Nasib Gajah, kampanye selamatkan gajah Sumatera bareng WWF Indonesia

19
Gajah Sumatera
Kampanye selamatkan Gajah Sumatera bareng WWF

Sebuah wacana terbaru memaparkan bahwa ada kemungkinan besar dalam dua dekade kedepan gajah-gajah yang ada di Sumatera akan punah. Hal ini di perkuat dengan fakta-fakta yang saya temukan di lapangan ketika ikut dalam media trip dengan tajuk NasibGajah beberapa hari yang lalu di propinsi Riau.

Gajah Sumatera
Gajah-gajah Sumatera sedang mandi

Pagi masih menyembunyikan hangatnya matahari ketika saya harus bergegas keluar dari nyamannya selimut dan kasur yang hangat. Bandar udara menjadi tujuan utama. yah, pagi ini saya dan beberapa teman baru tergabung dalam media trip dari WWF Indonesia ke salah satu kantung gajah terbesar di Sumatera, yaitu Riau.

Sampai di bandara Sukarno-Hatta Tangerang, saya bertemu dengan mbak Sulis, sang komandan media trip ini, dan akhirnya di susul oleh beberapa teman-teman awak media yang akan meliput aksi #NasibGajah ini.

Selamat Pagi Pekanbaru

Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru
Tiba di Pekanbaru dan bersiap menguak kenangan lama

Dari balik jendela pesawat saya memuaskan pandangan. Bentang cakrawala sudah kembali terhampar. Diiringi oleh waktu yang sudah berganti peran. Matahari pagi sudah kembali menyinari gumpalan awan-awan putih yang terhampar bak kapan di angkasa raya nusantara.

Hanya membutuhkan waktu kurang dari dua jam penerbangan, saya sudah kembali menjejakkan kaki di Pekanbaru. Sebuah kota yang dulu pernah saya tinggali hingga delapan tahun lebih. Munyusuri jalan-jalannya saya seperti kembali menyusuri lorong waktu yang penuh dengan cerita.

“Mau pesan apa pak”

Suara yang keluar dari seorang pramusaji wanita paruh baya di sebelah saya sontak membuyarkan lamunan.

“kopi hitam sama sop ikan aja mbak”

saya membalasnya dengan beberapa pesanan yang dulu sering saya pesan ketika akhir pekan tiba.

Kim Teng Pekanbaru
Kedai Kopi Kim Teng Pekanbaru
Warung Kim Teng Pekanbaru
Warung Kopi Kim Teng yang makin ramai

Kim Teng, sebuah warung kopi yang dulu belum seramai ini, sekarang penuh sesak dengan wajah-wajah yang asing bagi saya. Padahal dahulu ketika akhir pekan tiba saya selalu berjumpa dengan banyak sekali orang yang saya kenal di warung kopi ini. Dan pagi di akhir pekan adalah waktu yang pas buat kami, para pecinta kopi menghabiskan waktu disini.

#Nasib Gajah

Gajah kan tidak bisa melindungi dirinya sendiri, Harusnya kita yang berkewajiban melindunginya”-Dolly Bambang Hermawan, Kapolda Riau

Ucapan pak Bambang itu sontak membuat saya dan beberapa teman terhenyak, ketika kami sedang berada di kantor Polda Riau. Beberapa sahabat yang memantau perjalanan saya lewat lini masa twitter juga memberikan beberapa masukan tentang ucapan yang saya quote ini.

Sejatinya maksud dan tujuan kami hadir di kantor Polda Riau dan bertemu dengan Pak Bambang selain silahturahmi juga ingin menanyakan sudah sejauh mana tindakan-tindakan hukum bagi para pemburu gajah yang sudah tertangkap.

diskusi dengan kapolda Riau
Para pererta media trip #NasibGajah sedang berdiskusi dengan Kapolda Riau

Seperti kita tahu, nasib gajah yang ada di Sumetera ini sudah semakin berkurang jumlahnya. Bahkan beberapa tahun terakhir ini sangat drastis penurunan jumlahnya.

Indonesia sendiri memiliki dua jenis gajah. Yakni gajah Sumatera dan gajah Kalimantan. Gajah kalimantan sendiri ukurannya memang lebih kecil jika dibandingkan dengan gajah-gajah yang ada di sumatera. Dan sekarang gajah-gajah ini hanya tersisa sekitar 30-80 ekor berdasarkan data WWF Indonesia yang di lansir pada 2007.

Foto bareng kapolda riau
Sebelum berpamitan kami berfoto bersama bapak Kapolda Riau

Sementara Gajah-gajah sumatera memang cenderung lebih besar. Data dari Forum Komunikasi Gajah Indonesia, hingga maret 2014 populasinya 1400-1700 ekor, dengan tingkat kematian yang sangat tinggi.

Fakta yang saya temukan di lapangan ada beberapa cara pembunuhan gajah. Pertama yang sering ditemukan adalah karena di racun. Hal ini terjadi di sinyalir karena habitat yang mereka huni akan di gunakan untuk lahan industri ataupun perkebunan. Dan ini adalah cara licik yang di pakai karena dirasa paling mudah dan murah dibandingkan dengan harus memindahkan gajah-gajah itu ke lokasi lain.

Ngangon Gajah Sumatra
Gajah-gajah yang ada di Flying Squad Tesso Nilo biasa di angondi hutan oleh Mahoutnya

Selain di racun, perubahan fungsi hutan, maraknya perburuan dan perdagangan liar di sinyalir jadi faktor utama penurunan populasi gajah Sumatera. Seperti kita tahu proses reproduksi gajah sendiri sangat lambat.

Perburuan gajah dengan diambil gadinganya memang bukan hal baru. Data yang saya dapat dari pihak kepolisian di Riau, bahwa modus perburuan gajah ini masih berskala kecil dan di lakukan oleh beberapa orang saja. Sementara harga gading gajah sendiri adalah hal yang menggiurkan bagi para pencuri ini.

Bersua Flying Squad di Tesso Nilo

Jalanan gelap yang masih berupa tanah adalah rute yang harus kami tempuh untuk sampai ke lokasi Flying Squad yang ada di Taman Nasional Tesso Nilo ini. Pohon-pohon Sawit menghiasi sepanjang perjalanan menuju lokasi. Tepat pukul 20:15 kami sampai di camp Flying Squad Tesso Nilo. Empat jam lebih perjalanan yang harus di tempuh dari kota Pekanbaru membuat saya dan seluruh anggora team merasakan penat yang luar biasa.

Perjalanan Menuju Tessoj Nillo
Perjalanan Menuju Tesso Nilo
Flying Squad Tesso Nilo
Makan malam di Flying Squad Tesso Nillo

Malam makin sunyi ketika deru mesin genset yeng menerangi camp di matikan. Hujan juga mengguyur Taman Nasional Tesso Nilo pada dini hari. Dan angan saya kembali melambung, akankah anak cucu saya nanti masih bisa melihat gajah di habitat aslinya?

Semoga.

Untuk informasi lebih lengkap tentang kampanye #NasibGajah ini silahkan klik disini, dan untuk cerita perjalanan lain dari sahabat saya Firsta silahkan klik disini.


dan untuk memeriahkan campaign ini, dengan di dukung oleh WWF_ID saya dan Firsta adakan membagikan dua goodie bag yang masing-masing berisi 1 t-shirt, 1 mug, 1 pin and 1 rubber cable organizer.

merchandise-from-WWF-Indonesia
keren kan, buruan join kuisnya

Ikutan yuk, mudah kok caranya:
1. Follow @WWF_ID (WWF Indonesia) and @lostpacker on twitter
2. Tinggalkan komen di bawah ini tentang kenapa gajah perlu di selamatkan!
3. Tweet ini: Selamatkan Gajah Sumatera! http://lostpacker.com/selamatkan-gajah-sumatera/ | menangkan merchandise dari @WWF_ID #NasibGajah cc. @lostpacker

 

19 COMMENTS

  1. Gajah perlu diselamatkan supaya generasi mendatang engga perlu ke museum untuk mengetahui bagaimana rupa hewan berbelalai bernama gajah yang pernah ada di bumi.

  2. Sudah seharusnya gajah ,salah satu mamalia terbesar yang masih hidup di bumi ini & juga jenis gajah asia yang masih tersisa di hutan indonesia khususnya di pulau sumatera kita lestarikan keberadaannya,jangan ada lagi persengketaan lahan antara manusia dengan gajah yang juga merupakan sesama makhluk hidup,mereka mungkin merambah ke kebun2 manusia karena terdesak seiring berkurangnya lahan mencari makan & area geraknya. Jangan ada lagi pembunuhan,penembakan,memberi racun kepada gajah karena itu perbuatan yang sangat keji. Sudah seharusnya seluruh rakyat indonesia mendukung upaya pelestarian gajah sumatera,tidak hanya yang tinggal di pulau sumatera tapi kita semua harus mulai sadar & ikut mengkampanyekan bareng WWF Indonesia & @lostpacker..

  3. Kantor ku punya base di Duri (dekat Pekanbaru, dan sekarang2 ini jadi sering terlihat gajah di sekitar hangar. Kayanya habitat asli mereka mulai terusik sehingga mereka sampai datang ke daerah pemukiman.

    Saran saya sebaiknya WWF bisa melobi beberapa perusahaan minyak disana (Chevron salah satunya), juga Pemerintah Daerah untuk memberikan bantuan CSR demi keberlanjutan hidup gajah Sumatra.

  4. Sebenarnya bukan hanya gajah. Mayoritas hewan yg ada di Indonesia gk tenteram hidupnya demi memenuhi keserakahan manusia yg gk ada habisnya. Padahal klo gk ada hewan kehidupan kita sebagai manusia gk akan stabil krn kita butuh makhluk lain untuk memenuhi hidup.
    Dulu sebelum jaman modern gajah adlh hewan yg dihormati krn membantu manusia dlm keseharian hidup. Supaya di masa akan datang gajah gk hanya tinggal nama gk cukup klau hanya WWF yg berjuang kelestarian hidup mereka krn tentunya WWF pny keterbatasan jg. Supaya negara ini gk terlambat sadar bhwa gajah juga makhluk hidup yg punya hak untuk hidup tenteram dan bebas 🙂

  5. Gajah harus dilindungi supaya anak cucu kita bisa melihatnya secara langsung, bukan hanya sebagai tokoh kartun seperti Manny si mammoth. Selain itu dengan kepintaran dan tenaga yang dimiliki Gajah, seharusnya manusia bisa memanfaatkannya utk membantu kegiatan manusia bukan malah mengambil keuntungan dengan hanya mengambil gadingnya. Dan perlu diingat dengan merusak habitat gajah berarti kita ikut andil merenggut kelangsungan hidup anak cucu kita.

  6. stop apatis khususnya kita generasi anak muda mengenai ekosistem alam dinegri kita yang begitu kaya. gajah salah satunya terus kah kita hanya bisa mendengar kabar gajah yang mati tanpa meninggalkan gading, diburu secara liar di rumah aslinya, diperlakukan secara tidak benar tak beretika karena kurangnya pengetahuan mengenai penanggapan atau cara mengatasi hewan ini, dijadikan layaknya hewan peliharaan bahan hiburan namun tidak bisa benar merawat hingga menghasilkan gajah yang stress, lalu mau sampai kapan? yuk belajar peduli dari hal kecil kita mau paham mengenai hewan satu ini, ikut bersuara untuk mendapat tanggapan dan tindakan jelas buat menyelamatkan hewan ini, sehingga kelak saya, anak dan cucu kita bisa melihat dan mengenal secara langsung bahwa indonesia mempunyai gajah sumatra dan gajah lainnya. dan saya memulai segalanya dari diri saya terlebih dahulu #NasibGajah

  7. sebagai orang asli Sumatera, saya bangga karena memiliki Gajah Sumatera yang terkenal sangat baik dan berguna, tapi memang sedih melihat rendahnya kesadaran atau kepedulian masyarakat setempat terhadap hewan ini, sering sekali terjadi konflik.

    ironis rasanya melihat hewan sebesar ini justru sangat terancam punah, padahal kita tahu reproduksi gajah tak secepat hewan lainnya. semoga generasi muda seperti kita-kita ini (kita?) semakin peduli dengan hewan asli Indonesia ini. :)))

    bagi kaosnya, kak! 😛

    Twitter: @yukianggia

  8. Kalo gajah yang segede itu aja ntar bakal hilang terus gimana yang kecil kecil ? Alangkah menyedihkan apabila keanekaragaman hayati kita pudar kemudian hilang satu per satu. SELAMATKAN ATAU HILANG 🙂

  9. Karena Tuhan menciptakan mahluk hidup (manusia, hewan dan tumbuhan) yang memiliki keterkaitan dan kebermanfaatan satu sama lain. Hewan dan tumbuhan pasti diciptakan bukan tanpa alasan, siklus hidup mereka akan berpengaruh juga terhadap kehidupan manusia.

    Dari tulisan yang pernah saya baca, Gajah berperan penting dalam keseimbangan ekosistem hutan. Gajah memiliki jalur jelajah yang tetap dan area jelajah yang luas sehingga banyak bibit tumbuhan yang menempel pada kaki maupun kotoran Gajah tersebar secara alami. Bibit-bibit tersebut kemudian tumbuh di jalur dan area jelajah Gajah.

    Bibit-bibit yang tumbuh menjadi tumbuhan baru merupakan produsen O2 dan penyerap CO2 baru dilingkungan hutan yang secara otomatis menjadi manfaat baru bagi kelangsungan hidup manusia.

    Twitter : @adisn84

    Thanks,
    http://www.adindut.com

  10. Gajah,,,, Besar, LUCU, UNIK, Gemesinn,, akan kah kami melihat mu di kemudian hari? akankan anak-anak serta cucu kami bisa melihat, memegang mu, memelukmu bahkan naik diatas pundakmu?

    kami tahu dirimu Kuat, kami tahu dirimu Tangguh,, tapi kami juga Tahu dirimu Membutuhkan Kami untuk merawatmu, Menjagamu, Menyelamatkan mu dari keserakahan manusia yang hanya ingin memperkaya dirinya dengan Membinasakan mu,,,,

    Gajah,,,,, Kami tahu kini hidupmu dihantui rasa takut, Kami juga tahu dirimu terus berada dalam Ancaman,,, UNtuk itu kami akan berusaha untuk melindungi serta menjagamu…

    Hay Para Gajah Yang Lucu,,, Percayalah pada kami “Manusia Yang Memiliki Hati” ini bahwa kalian akan terus kami sayangi dan kami rawat.. Kami yakin, kalian akan terus ada sampai dunia ini berakhir nantinya.. 🙂

    Gajah,, Kenapa Kami Perlu Menyelamatkanmu? kenapa kami berharap dirimu harus selalu Ada?

    Karena dirimu sangatkah dibutuhkan,, ada banyak peran dan manfaat mu ditengah-tengah kami… Kami ingin dirimu terus hidup dan ada.. #SaveGajah

  11. Setiap melihat gajah, aku selalu berpikir, bahwa seharusnya binatang ini bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Badannya yang besar dan kuat seharusnya mampu menghantam manusia yang mengganggunya. Tetapi karena keserakahan akan tempat tinggal gajah, manusia sedikit demi sedikit mengambil lahannya, dan membantai gajah dengan cara licik. Ya, karena dengan adu kekuatan pasti akan kalah.

    Makanya gajah perlu diselamatkan,
    Supaya habitat mereka tetap terjaga, supaya hutan-hutan tidak dirongrong untuk berubah fungsi. Supaya keseimbangan ekosistem tetap berlangsung. Gajah memakan ilalang dan menyuburkan tanah yang tanaman pengganggunya mereka makan. Gajah membuat jejak-jejak sebagai jalur di hutan sehingga bisa diikuti. Dan gajah tidak mengganggu manusia, apabila tidak diusik.

    Habitat gajah adalah hutan yang tetap hijau, padang-padang menyemai dan kubangan-kubangan tempat mandi. Hutan yang dibutuhkan untuk menyerap air dan menyimpannya di tanah, kubangan besar sebagai tahanan air agar tidak mengalir banjir. Menyelamatkan gajah adalah menyelamatkan hutan dari keserakahan, menyadarkan bahwa manusia seharusnya cukup dengan lahan yang sekarang.

  12. Mari kita mulai dari diri kita sendiri untuk menjaga dan melestarikan alam serta para hewan.. Karena jangan hanya dimulut kita berkata tapi mari kita berbuat.. tanam pohon sayangi hewan dan bencilah pabrik-pabrik atau pengusaha yang melakukan tindakan sembrono pada alam.

Komennya disini ya..