Sapporo ramen, Ramen Terenak di Hokkaido

4
Ngences Liatnya

Sebagai Muslim, tentunya kita harus selektif sekali dalam memilih makanan, jika sedang melakukan perjalanan. Apalagi perjalanan ke daerah yang mayoritas penduduknya bukan muslim. Dulu saya sangat khawatir dengan hal ini, tapi alhamdulillah selama saya berplesiran hingga saat ini ke indonesia timur sampai keluar negeri, selalu saja dikasih keberuntungan sama tuhan untuk selalu menjauhkan diri dari makanan yang tidak halal.

Kalau ngomongin tentang makanan, Jepang memang salah satu destinasi yang perlu dikasih perhatian lebih. Negara ini dan beberapa negara lain juga sekarang memang sedang membangun destinasinya dengan label “muslim friendly”. Di beberapa tempat di Hokkaido saya malah menemukan sudut-sudut yang membahagiakan. Keberadaan mushola walaupun kecil sudah membuat hati ini bahagia, terlebih lengkap dengan restoran halal dengan menu khas Jepang yang terkenal dengan cita rasa tinggi.

Udah sepuh-sepuh cheefnya

Sebut saja restoran Houryu Souhonten yang ada di Sapporo ini. Saya dan Motuls yang berkesempatan mengujungi Hokkaido pada musim semi kemarin. Kami dibuat bahagia dengan beberapa inovasi yang muslim friendly di Jepang saat ini, seperti restoram Houryu ini.

“Sapporo Ramen” begitu masyarakat biasa mengenalnya. Houryu sendiri adalah nama restorannya.

Cheef yang cekatan

Dari luar restoran ini terlihat sederhana saja. tidak terlalu besar juga. Hanya ada beberapa meja dan bangku yang ditata apik sehingga tidak terkesan sempit. Tiga orang cheef yang sudah sepuh terlihat menyambut saya dengan senyuman. itulah ciri khas restoran-restoran yang saya temui di Jepang ini.

harumnya semerbak

Semula saya agak ragu, bagaimana jika mereka masih menjual ramen dengan babi dan alkohol. Pemakaian peralatan bekas memasak babi juga bisa membuat kita agak ragu untuk mengkonsumsinya, walaupun secara kasat mata tidak terlihat daging babi didalam mangkok kita. Tapi ternyata setelah tanya sana dan sini, mereka juga tidak menjual ramen babi dengan alkohol, jadi aman sekali buat kita para pejalan muslim.

Beberapa menu disodorkan kesaya, yang menarik saya adalah nama salah satu menunya. Genghis khan. Siapa sih yang gak kenal tokoh itu. Penasaran, akhirnya saya minta Motuls untuk memesan menu itu. Sementara saya memesan Kire Uma Miso Ramen Favourite saya, yang di buku menu juga terlihat sangat menarik.

terlihat seperti indomi gak?

Tidak butuh menunggu terlalu lama seperti yang sering saya alami di resoran-restoran negeri ini. Cukup beberapa menit saja, pesanan kami diracik dengan sempurna oleh dua cheef yang sudah berpengalaman.

Ini ramen pesanan saya. maknyussss
Selain ramen, cobain ini juga ya.

Setelah mangkok terhidang dihadapan saya, sayapun penasaran mencobanya. Dan eng ing enggg, rasanya sungguh luar biasa. Gurih, harum, dengan mi yang kenyal, dan hangat pastinya. Dari sruputan pertama hingga sruputan terakhir kuah yang ada di mangkok, tidak butuh waktu yang terlalu lama. Tadinya saya berfikir hanya akan memakannya separuh saja, karena mangkoknya lumayan besar. Tapi ternyata godaan kelezatan kudapan ini sungguh menggoda, hingga tanpa sadar saya sudah meludeskan semangkuk besar mi dan kuah yang lezat ini.

raw material ramen
Tanda mata dari nusantara

Restoran ini ternyata sudah ada sejak tahun 1957. dan untuk menjadikannya restoran yang muslim friendly, sang pemilik melakukan riset untuk membuat ramen enak walau tanpa babi dan alkohol. Dan menurut saya, dia berhasil kawan. Ramen racikan restoran houryu ini seungguh menggoyang lidah dalam artian yang sesungguhnya.

Yeayyyy dua kecehhh

Jadi kalau lagi main ke Hokkaido, silahkan mampir yang restoran Ramen Houryu Souhonten ini.

Ramen Horyu Souhonten
Address: Minami 6 jo Nishi 3, Chuo-ku, Sapporo-city, Hokkaido
Opening Hours: 6:30 PM – 3:00 AM (Mon), 10:30 AM – 3:00 AM (Tue to Sat), 10:30 AM – 2:00 AM (Sun & holidays)
Website: http://www.houryu.co.jp/

4 COMMENTS

  1. Soal Jepang dan Makanan Halal, aku pernah dimintain tolong temenku dari Kyoto University nyebarin angket punya dia soal makanan halal bagi orang islam yang main ke Jepang. Jepang memang serius kalo soal makanan halal 😀

Komennya disini ya..