KANAWA, Pulau Cihuy bagi yang galau laut [part1]

21
Nikmat mana coba yang bisa kau dustakan?

Pulau Kanawa, sekilas namanya hampir sama dengan sebuah pulau kecil yang terletak tidak jauh dari pelabuhan Pototano. Di dekat pelabuhan pintu masuk sisi barat pulau Sumbawa itu terdapat sebuah keindahan lain dengan nama yang hampir mirip, yakni pulau KENAWA. Beberapa kali saya mendapatkan pertanyaan dari para sahabat tentang kedua pulau yang namanya hampir mirip itu.

Sebuah pulau kecil yang di kelilingi oleh trumbu karang yang indah dan di hiasi dengan pantai pasir putih beserta air lautnya yang bening adalah dambaan bagi para pecinta laut. Tak terkecuali saya, setelah beberapa hari berkeliling menikmati indahnya daratan Flores kali ini langkah kaki mengarah ke destinasi idaman itu.

 

Bersiap di dermaga
Bersiap di dermaga

Pulau Kanawa yang sekarang menjadi tujuan langkah kaki saya ini terletak tidak jauh dari daratan Labuan Bajo. Mungkin kalau ditarik garis lurus hanya berjarak sekitar 15km. Namun ternyata dengan mengunakan kapal kayu yang dijadikan transportasi utama dari dan menuju pulau itu membutuhkan waktu sekitar 1.5jam waktu tempuh. Pihak pengelola pulau sudah menyiapkan kapal yang akan mengangkut para wisatawan yang hendak berkunjung dan menginap di pulau. Waktu keberangkatan sengaja di tetapkan yakni pukul 12:00 siang hari menuju dari Labuan Bajo, sedangkan dari pulau Kanawa menuju ke Labuan bajo nya sendiri berangkat keesokan harinya pukul 08:00. Terasa singkat memang jika kita hanya menginap satu malam di pulau itu, tapi pengelola juga menyiapkan sebuah kapal kecil yang bisa di sewa dengan harga terjangkau untuk menuju ke Labuan Bajo jika kita masih ingin berlama-lama dipulau.

Tepat pukul 12:00 semua wisatawan yang hendak berkunjung ke Pulau Kanawa sudah berkumpul di kantor perwakilan Kanawa beach Bungalow yang terletak di Labuan Bajo. Letak kantor ini mungil sekali di sudut pertigaan disamping hotel Gardena. Setelah semua tamu di data dan berkumpul maka petugas akan memandu kita berjalan menuju ke pelabuhan untuk menaiki kapal. Sementara barang bawaan sudah diangkut dengan mobil menuju ke kapal.

Welcome to Kanawa
Welcome to Kanawa

Siang terasa terik sekali, matahari seolah memancarkan sinarnya dengan sempurna.Tidak jauh sebenarnya perjalanan dari kantor Kanawa beach Bungalow menuju dermaga kapal Tilong ini. Namun ditengah terik yang aduhai sekali itu perjalanan terasa sedikit menguras keringat. Satu persatu para tamu menaiki kapal yang sudah di persiapkan. Setelah semuanya naik ke kapal, Tambang pengikat kapal ke dermaga pun digulung, dan pelayaran akan segera di mulai.

Daratan Flores lambat laun terlihat mengecil, digantikan dengan birunya laut perairan flores. Setelah 1,5 jam berlayar kapal pun mulai memasuki pariran di samping pulau Kanawa. Dari kejauhan pulau ini hanya sebuah bukit batu kecil biasa saja, namun setelah kapal mendekat saya berdecak kagum dengan keindahannya. Hamparan karang terlihat jelas dari permukaan air. Pantai pasir putihnya seakan mengundang siapun untuk bercengkrama disana. Belum lagi bukit di belakang bungalow itu juga menarik sekali jika di daki dan menikmati panorama alam ini dari atas ketinggian.

Recepcionist
Recepcionist

Proses check in dilakukan di sebuah restoran kecil pinggir pantai bernama starfish. Setelah mengurus administrasi saya diantarkan seorang staf yang bertugas disana kesebuah tenda. Iya tenda adalah pilihan saya. Kenapa saya memilih tenda karena ini adalah akomodasi paling murah di pulau ini. Yang membedakan pulau ini dan pulau-pulau resort lain adalah pilihan menginapnya. Ada tiga jenis tempat menginap di pulau ini.

Tendanya aman dari panas dan ujan
Tendanya aman dari panas dan ujan

Yang pertama dan paling murah adalah Tenda. Dalam tenda ini sudah ada kasur, bantal guling dan selimut. Yang kedua adalah Bale. Bale ini mirip sebuah Gazebo yang biasanya ada di taman-taman yang digunakan sebagai tempat beristirahat. Di Bale ini sudah tersedia kasur, bantal guling, kelambu, lampu dan sebuah stop kontak listrik untuk bisa dipergunakan. Untuk Tenda dan bale tipe kamar mandinya adalah sharing, jadi kamar mandi dibuat untuk ramai-ramai. Sementara tipe ketiga adalah Bungalow.

Bisa buat indehoy nih Balenya
Bisa buat indehoy nih Balenya

 

Bungalownya
Bungalownya

Menurut keterangan mbak Anggi, terdapat 14 buah bungalow yang ada di pulau ini. Dan bungalow ny sendiri dibagi menjadi dua kelas yakni standart dan deluxe. Setiap bungalow di lengkapi dengan kelambu dan kamar mandi. Sementara diterasnya sudah digantungkan sebuah hammock untuk bisa kita pakai beristirahat.

…bersambung

21 COMMENTS

  1. Ahaaaa, kak Dalijo pernah ngasih tau hal yang sama! Kenawa dan KANAWA itu bedaaaa. (tapi kak Dalijo bilangnya Kenawa di deket Sumba (bukan Sumbawa) .. semacam menyesatkan lagi. :)))

    Aku belum pernah nginjek pulau KANAWA, tapi terumbu karangnya emang kece yaa, cuma lewat berenang-renang. Kalau ke sana pas musim kemarau, gersang segersang-gersangnyaa…

    • selfie sih bisa aja, tinggal set di tripod trus bobok2 cantik dah, nah kalo foto itu di fotoin temen waktu itu.. *semoga gak ada pertanyaan selanjutnya “siapa temennya?” ha ha

  2. hello! awesome photos and blog you have here! Don’t forget to exchange links with me k? 😀 take care!

Komennya disini ya..