Ende Gelar Parade Kebangsaan di hari Lahir Pancasila

1
Parada Kebangsaan Ende
Parada Laut merupakan salah satu bagian dari parade Kebangsaan

Pelabuhan Bung Karno siang itu telihat ramai sekali. Kapal-kapal nelayan hilir mudik kesana-kemari seolah sedang merayakan sesuatu. Belum lagi hiasan kapal yang kebanyakan berhias bendera merah putih, serta alunan musik-musik yang keluar dari sound system yang ada di dalam kapal. Tak mau kalah, warga ende juga tumpah ruah di bibir pantai. Mereka sedang menyambut rombongan Parade Kebangsaan yang datang dari kecamatan pulau Ende.

Potret Warga Ende
Warga Ende di Pelabuhan Bung Karno
Keluarga Ende
Keluarga Ende yang asik

Sebuah keluarga terlihat sedang asik berfoto-foto di pinggir pantai. Iseng sayapun minta ijin untuk ikut gabung berfoto bersama. Sang bapak dengan bibir merah bekas sirih pinang di mulutnya terlihat asik sekali mengutak-atik menu kamera yang ada di gawainya. Nah lucunya setelah beliau menemukan setingan yang tepat sepertinya, malahan kami di suruh pose untuk di foto-foto beliau. Semoga saja tidak di pakai untuk nakut-nakuti tikus di rumahnya πŸ™‚

Peserta Parade Kebangsaan
Peserta Parade Kebangsaan

Langit pelabuhan bung Karno terlihat cerah sekali. Padahal beberapa saat lalu terlihat mendung menggelayut seolah hujan hendak turun. Tapi sepertinya semesta juga sedang ikut berbahagia, seperti warga Ende yang tumpah ruah di pelabuhan ini.

Serah Terika Parade Kebangsaan
Serah Terima Parade Kebangsaan
Pemenang Lomba Mirip Bung Karno
Pemenang Lomba Mirip Bung Karno
Serah Terima Parade Kebangsaan
Serah Terima Parade Kebangsaan. Photo by Indtravel

Terlihat Pak Arief Yahya Menteri pariwisata Indonesia di dampingi oleh bupati ende bapak Marselinus Petu, sedang bersiap menyambut rombongan parade laut yang tiba di pelabuhan Bung Karno. Sebuah lambang burung Garuda Pancasila di serahkan oleh pimpinan rombongan parade laut kepada bapak Menteri pariwisata. Dan dengan serah terima ini, perjalanan parade kebangsaan akan dilanjutkan dengan parade darat. Rute yang di tempuh adalah mengelilingi tempat-tempat yang menyimpan sejarah akan keberadaan bung Karno di Ende.

Perahu Parade Kebangsaan
Perahu peserta Parade Kebangsaan mendarat di Pelabuhan Bung Karno, Ende Photo by IndTravel
Perahu Parade Kebangsaan
Perahu peserta Parade Kebangsaan mendarat di Pelabuhan Bung Karno, Ende Photo by IndTravel

Sejarah menceritakan bahwa Ende memiliki peranan penting bagi sejarah republik Indonesia ini. Setidaknya ideologi bangsa Pancasila lahir di kota ini.

Hiruk pikuk mulai lengang karena semua sudah berangkat. Tapi di salah satu sudut pelabuhan ada keriuhan lain. Terlihat Yovita, Satya dan kak Tika sedang asik menari bersama mama-mama yang tadi menari di arak-arakan parade laut ketika berlabuh. Tarian khas Ende yang berhias dengan tenunan Ende yang indah itu. Mereka terlihat gembira sekali. Sang mama-mama juga terlihat asik mengajarkan gerakan-gerakan yang harus di ikuti oleh sahabat-sahabat saya itu.

Pemenang Lomba Mirip Bung Karno
Pemenang Lomba Mirip Bung Karno
Peserta Parade Kebangsaan
Peserta Parade Kebangsaan
Peserta Parade Kebangsaan
Peserta Parade Kebangsaan
Mama Penari Ende
Mama Penari Ende
Ende MEnari
Mari Menari kaka
Tenun Ende
Tenun Ende

Kota Ende memang sedang punya hajat besar. Seperti di katakan oleh bapak Bupati Ende tentang peran penting dari kabupaten Ende. β€œTanpa Kota Ende ideologi bangsa Indonesia belum tentu ada.” Yah, benar memang adanya. Dari bawah pohon sukun lima cabang yang ada di lapangan Permenungan Bung Karno sanalah idelogi bangsa itu lahir.

Rombongan parade darat terus berlanjut menyusuri jalanan yang ada di kota Ende. Dari pelabuhan bung Karno, parade menuju Markas POM yang dulu menjadi markas Belanda, saat Bung Karno melaporkan keberadaannya.

Peserta Parade Kebangsaan
Peserta Parade Kebangsaan

Dari POM rombongan parade kebangsaan menuju rumah pengasingan, Gedung Imakulata dan dilanjutkan ke makam ibu Amsi, mertua Soekarno. Dari Makam Ibu Amsi, parade bergerak menuju ke Taman Permenungan Pancasila sebagai titik terakhir.

Ende memang bukan sebuah kota kosmopolitan besar. Tapi dari kota kecil di pesisir selatan pulau Flores inilah justru ideologi bangsa itu lahir. Selain itu Ende juga memiliki objek-objek wisata yang sangat menarik sekali. Ada wisata sejarah tentang hal-hal yang berhubungan dengan Pancasila dan pengasingan bung Karno di kota ini. Ada juga wisata-wisata alam yang memikat, seperti Danau Kelimutu, Pantai Blue Stone di Penggajawa, Gunung Meja, dan pesisir pantai Ende yang asik di nikmati ketika malam tiba.

Peserta Parade Kebangsaan
Peserta Parade Kebangsaan
Peserta Parade Kebangsaan
Peserta Parade Kebangsaan
Peserta Parade Kebangsaan
Peserta Parade Kebangsaan
Peserta Parade Kebangsaan
Duh bahagianya

Tapi hal ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi instansi-instansi terkait untuk bisa meningkatkat wisatawan yang datang ke Ende. Seperti obrolan kecil dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Marius Ardu Jelamu. Beliau masih menyayangkan tentang mahalnya akses transportasi dari kupang menuju Ende. Sektor pariwisata Ende mengharapkan uluran tangan dari pemerintah. Bisa jadi bantuan itu berupa insentif harga tiket supaya lebih murah. Diharapkan dengan murahnya tiket pesawat menuju Ende, akan banyak wisatawan yang akan datang menuju Ende. Dengan begitu ekonomi kerakyatan yang ada di kota pengasingan Bung Karno ini juga akan ikut terbantu.

Parade Kebangsaan sendiri di gelar setahun sekali untuk menyambut hari lahirnya pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni. Biasanya di gelar sehari sebelum tanggal 1 juni. Tapi mengingat tanggal 31 Mei adalah hari minggu, dimana masyarakat harus beraktifitas di gereja, maka pelaksanaan parade kebangsaan di geser di hari senin tanggal 1 juni. Tepat di hari lahirnya Pancasila, setelah upacara peringatan di gelar pada pagi harinya.

Tenun Ende
Putri Tenun ha ha

Sore menjelang, dan kami harus segera bergegas keluar dari riuhnya parade kebangsaan. Rombongan harus segera keluar dari Ende untuk menuju Moni. Sebuah desa kecil di lereng gunung Kelimutu. Biasanya dari desa itulah para wisatawan akan mulai perjalanan menuju Kelimutu. Dari desa itu bisanya banyak guide yang menawarkan jasanya untuk mengantarkan wisatawan menuju puncak gunung Kelimutu, untuk melihat tiga kawah cantik yang ada di puncaknya. Konon katanya di puncak gunung ini juga bung Karno sering bersemedi untuk memikirkan masa depan Indonesia.

Saya semangat sekali untuk segera sampai kesana dan semedi untuk memikirkan masa depan asmara saya. Kamu mau juga? yuk ah ke Kelimutu.

1 COMMENT

Komennya disini ya..