Pukul 03:30  saya dibangunkan oleh kenek bis. Memang ketika bis sedang berhenti di Sumbawa besar tadi malam saya berpesan kepada sang kenek untuk membangunkan saya ketika bisa sampai di Pototano. dan Benar ketika bis hendak memasuki kapal saya dibangunkan oleh nya. " mas dah sampai Pototano, jadi turun disini?" ucapan yang keluar dari mulut sang kenek. Saya merasa beruntung dia tidak...
Jogja masih tidur. Pagi yang dingin memaksa saya untuk tetap berada dalam pelukan selimut tebal. Sayup-sayup terdengar pintu kamar di ketok oleh seseorang. Dengan masih tetap di dera kantuk, perlahan pintu mulai kubuka. Rupanya suara ketukan itu berasal dari seorang petugas hotel yg mengantarkan sarapan pagi buat saya. Mau gak mau saya harus terbangun gara-gara insiden sarapan ini. Hanya...
Puncak Gunung Papandayan dan Gunung Cikuray seolah sedang  bercengkrama dengan kabut dan dingin. Namun hal itu tidak berlangsung lama ketika matahari tiba-tiba muncul mengusik kebersamaan mereka. Puncak Darajat pagi itu terasa dingin dan sepi. Para petani sudah mulai beranjak dari selimut hangatnya untuk berangkat ke kebun sayur mereka yang terletak di lereng-lereng gunung Darajat ini. Kepulan asap putih juga terlihat...
Pertama mendengar kata Tangerang saya terbayang dengan kesemrawutan yang luar biasa, polusi udara dimana-mana, bahkan salah satu teman saya menjuluki kota yang sekarang sedang berbenah ini dengan julukan kota seribu pabrik, mungkin bagi sebagian orang agak kurang nyaman untuk tinggal di Tangerang. Tidak bagi saya, sudah 3 tahun lebih saya menghirup udara dari kota ini, kesemprawutan nya juga masih...
Hammock, sebuah kata yang sangat asing di telinga saya ketika belum mengetahuinya, meskipun sudah sering memakai barang tersebut. Dahulu yang saya ketahui barang itu adalah ayunan. Padahal mungkin terlalu universal nama ayunan jika di tilik dari beragamnya jenis ayunan. Saya mengenalnya setelah bergabung dengan sahabat-sahabat saya sesama penggila jalan-jalan. Hampir di setiap jalan dengan mereka saya selalu melihat hamock adalah...
Pagi itu beberapa titik air masih menempel di ujung daun-daun kelapa sawit yang masih baru berusaha tumbuh, melihat fisik dari tumbuhan ini pasti baru beberapa bulan di tanam, sementara itu di ujung mata memandang adalah deretan pegunungan yang tersamar oleh kabut tipis, mendung juga menggelayut di atas pegunungan itu. Hamparan permadani hijau alam ini membentang indah di depan indera...
“Uni harusnya jam 15:50 aku dah boarding, nah ini dah jam 16:00 pesawat dari Jakarta yang akan membawaku pulang ke Jakarta aja belum landing, mo lanjut keLampung jam berapa neh?” Begitulah sms yang terkirim ke Uni saya disaat kebimbangan mulai muncul tentang jadwal penerbangan murah yang akan membawa saya kembali ke Jakarta, menurut jadwal harunya pukul 17:30 saya sudah mendarat...
Berangkat dari kota Mataram sudah agak siang, setelah sarapan arah laju motor diarahkan ke arah pesisir barat pulau lombok, baru sekitar 30 manit dari kota mataram saya sudah di suguhi indahnya deretan pantai-pantai indah. Setiap ketemu lanscape yang indah didepan mata saya selalu mengehentikan motor untuk sekedar menikmati keindahan yang membentang di depan indera penglihatan saya maupun untuk huunting foto...

Follow me on Social Media!

6,974FansLike
497,082FollowersFollow
17,369FollowersFollow
6,999FollowersFollow
7,463SubscribersSubscribe