Pagi kembali hadir, namun sunyi masih merapatkan dirinya di hamparan pulau asok. Laut terlihat tenang seolah sedang berdoa kepada penguasa alam semesta. Hanya ada pohon-pohon kelapa yang berjajar, termangu dan ikut merapat dalam keheningan pagi. Suara titik-titik hujan yang dari petang kemarin menghiasai alunan alam pulau ini juga seolah tidak bersuara. Semua larut dalam keheningan pagi di sebuah pulau...
Pagi seolah enggan beranjak, waktu berjalan begitu lambat di sebuah pulau yang terletak diantara pulau Simeulue dan  pulau Nias ini. Pulau Balai sudah menggeliat membangunkan para warga nya untuk berkatifitas. Langit terlihat putih walau terlihat sedikit warna biru di celah-celah awan itu. Enggan rasanya melemparkan diri keluar dari nyamanya selimut pagi itu. Bulan oktober hingga januari atau februari bukanlah waktu...
Mendung masih menggelayut di atas langit Pulo Sarok, tanda bahwa hujan sebentar lagi akan turun. Angin berhempus perlahan menembus celah-celah pohon bakau yang banyak terdapat di rawa-rawa yang hampir mendominasi daerah Jembatan Tinggi ini. Sementara itu beberapa reruntuhan bangunan terlihat tinggal puing-puing yang terendam air. Pada tahun 2004 ketika bencana besar Tsunami melanda sebagian besar Aceh, Pulo Sarok adalah...
Suasana rumah besar itu terlihat sepi begitu saya masuk melalui sebuah gerbang yang terlihat begitu megah. Pilar-pilar besar sebagai penyangga rumah terlihat kokoh dan kaku. Gaya arsitektur terlihat jelas perpaduan antara Melayu, Tionghoa, Eropa dan Artdeco. Daun-daun jendela besar menghiasi hampir di setiap sudut bangunan. Ya rumah besar (mansion) inilah yang selesai dibangun pada tahun 1900 menjadi salah satu...
Penat akibat petualangan seru kemarin belum juga hilang, namun pagi sudah menjelang. Itu artinya saya harus bergegas mengemasi barang bawaan ke dalam tas carrier biru kesayangan. Pagi ini saya akan melanjutkan perjalanan kembali ke Pulau Jawa. Bocah kecil putri om Dodi seperti biasa tiap pagi sudah asik maen di depan pintu. Sasaran main biasanya ayam-ayam yang ada di sekitar situ....
Suatu petang di batu layar pantai PegadunganSore yang damai benar-benar saya rasakan ketika berada di salah satu sudut keindahan propinsi Lampung. Batu Layar pantai pegadungan orang biasa menyebutnya. Deretan bebatuan karang terjal yang terbentuk oleh hempasan ombak yang mungkin sudah ribuan tahun, membentuk deretan gugusan yang menyerupai selembar layar jika di amati, makanya masyarakat setempat menamakannya batu layar.“Jadi berangkat...
Hawa dingin tiba-tiba terasa menusuk tulang. Saya baru sadar ternyata saya ketiduran di dalam buaian hamock. Angin laut yang bertiup sangat kencang pagi buta itu sontak membangunkanku dari buaian Hamock yang nyaman. Mau beranjak dari hamock mengambil sleepingbag di tas carrier saya yang tertimun oleh tumpukan-tumpukan tas tas lain rasanya enggan sekali. Alhasil saya hanya mengatupkan kedua sisi hamock...
Ayam Jantan masih terdengar berkokok ketika saya terbangun dari tidur. Mungkin karena lelah yang mendera hingga saya agak kesiangan bangu. Padahal rencana semula hendak menikmati sunrise di pantai Klara. Tapi apa daya. Celotehan seorang bocah kecil mengusik indera pendengaran saya. Ternyata berasal dari om Doddy Junior. Bocah imut itu terlihat asik memberi makan ayam di depan pintu rumah. Menyebut kata...

Follow me on Social Media!

6,908FansLike
496,297FollowersFollow
17,369FollowersFollow
6,986FollowersFollow
8,871SubscribersSubscribe