“Dulu kota ini namanya adalah ujung Pandang, namun biar lebih familiar dan menjual maka diantilah nama ujung pandang dengan makasar” begitu yang saya dengar dari pak Emir yang menjemput saya di bandara Hasanudin Makasar. Sembari pak Emir bercerita panjang lebar tentang Makasar saya lebih suka melempar pandangan keluar jendela mobil, melihat aktifitas penduduk di sepanjang jalan dan rumah-rumah adat Bugis...
“beneran ini boleh berenang di sini bang” Tanya saya ke bang Amin, warga kepulauan Wakatobi yang mengantarkan saya menuju danau ini. “berenang aja, gak ada yang ngelarang kok” Jawaban bang Amin yang membuat saya sumringah karena melihat sebuah danau air asin yang kelihatannya tenang dan seru untuk di renangi. Eittt tunggu dulu, kok saya jadi bimbang ya, kenapa danau...

Follow me on Social Media!

6,941FansLike
497,703FollowersFollow
17,229FollowersFollow
6,938FollowersFollow
6,720SubscribersSubscribe