Bayangan sebuah pulau kecil yang bening dan indah berpasir putih membuat saya membulatkan tekad untuk mengunjungi pulau samalona Pagi itu. Pulau samalona ini hanya sebuah pulau kecil yang hampir di kelilingi oleh pantai yang landai dan berpasir putih, hanya membutuhkan waktu sekutar 15 sampai 20menit untuk berjalan mengelilinginya, luas pulau ini tidak lebih dari 2.34 hektar. Pulau ini bisa ditempuh...
“bawa bekal aja kalau ke Bira, disana susah kalau mau nyari makan” sebuah pesan singkat dari seorang sahabat nyasar di akun jejaring sosial yang saya miliki. Masak sih Tanjung bira yang sudah seterkenal itu susah nyari warung makan, kan biasanya jika banyak pendatang yang kesana pasti banyak sekali warung makan bertebaran untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan. Kenyataannya memang agak sedikit...
Jembatan-jembatan yang berdiri diatas tiang pancang yang di beberapa bagian sudah berbentuk beton seolah menjembatani kekerabatan masyarakat disini. Hilir mudik anak-anak kecil berlarian bersama temen-teman sebayanya. Perahu-perahu kecil tampak tertambat teratur di kanal-kanal kecil yang sejatinya adalah laut. Susunan “Apo” atau bebatuan karang yang menjadi pondasi dari halaman pekarangan mereka terlihat kokoh. Petang itu sungguh bersahaja sekali di sebuah...
Tanjung bira tidak hanya terkenal dengan pantai pasir putih dan pulau liukang loe nya. Berjarak beberapa kilometer dari pantai ini kita akan menemukan sebuah keheningan yang dibalut dengan keindahan alam yang mempesona. Pantai lemo-lemo namanya.Pantai ini belum banyak yang mengenal. Memang jika dibandingkan dengan saudara dekatnya yakni pantai Pasir putih, pantai ini belum ada apa-apanya. Minim sekali fasilitas, akses ke...
Penginapan adalah salah satu hal penting dalam sebuah perjalanan. Banyak sekali model penginapan yang ditawarkan oleh masing-masing destinasi wisata yang ada di negeri ini. Dari kelas backpacker hingga kelas yang banyak bintangnya bertebaran di berbagai pelosok negeri. Bagi saya penginapan adalah sarana sangat penting dalam setiap petualangan yang saya lakukan. Oleh karena nya saya selalu menyisihkan budget khusus buat penginapan....
Pelabuhan Tomia siang itu terlihat agak ramai. Beberapa penumpang yang hendak menuju ke Wanci sedang menunggu air laut pasang. Pelabuhan di pulau ini masih mengandalkan kondisi pasang surut air laut. Jika air sedang surut kapal tidak bisa merapat ke dermaga. Ada sebuah bangunan yang di peruntuk kan buat para calon penumpang kapal untuk sekedar menunggu dan berteduh dari teriknya...
“Dulu kota ini namanya adalah ujung Pandang, namun biar lebih familiar dan menjual maka diantilah nama ujung pandang dengan makasar” begitu yang saya dengar dari pak Emir yang menjemput saya di bandara Hasanudin Makasar. Sembari pak Emir bercerita panjang lebar tentang Makasar saya lebih suka melempar pandangan keluar jendela mobil, melihat aktifitas penduduk di sepanjang jalan dan rumah-rumah adat Bugis...
Pagi memang selalu membawa kedamaian. Begitu juga yang saya rasakan ketika berada di pantai pasir putih Tanjung Bira ini. Hamparan pasir putih pantai yang panjang seolah memperikan semangat pagi bagi siapapun yang sedang berada disana, tak terkecuali saya. Namun ada yang unik di pantai ini setiap pagi jika saya perhatikan. Banyak sekali warga terutama ibu-ibu yang memiliki warung di sekitaran...

Follow me on Social Media!

6,884FansSuka
496,079PengikutMengikuti
17,369PengikutMengikuti
6,986PengikutMengikuti
9,340PelangganBerlangganan