Ajakan dari mas Ismu dan mbak Wida, duo dedengkot di CI (Conservation International) untuk ikut "turun ke jalan" rasanya sayang untuk di lewatkan. Sorong sedang di guyur hujan sore itu, namun hujan ternyata tidak menyurutkan niat para peserta karnaval untuk memeriahkan acara ini.  Sebuah acara yang merupakan rangkaian acara-acara seru menjelang Natal. Karnaval Santa Klaus. Benyak sekali peserta yang hadir,...
Hampir satu bulan sudah saya ada di salah satu propinsi di kepala burung Papua. Dan lebih dari separuh waktu di papua saya habiskan di misool, sebuah lokasi yang katanya surga menyelam kelas dunia. Wolobi Island, Misool- Raja Ampat Memang Misool mempunyai pemandangan yang indah sekali. Tidak hanya bawah lautnya saja, tapi juga pantai-pantai dan tebing karstnya ayang memukau. Semburat cahaya sang surya...
Arborek adalah salah satu desa wisata yang sering di kunjungi oleh banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Letak geografisnya ada di kabupaten Raja Ampat. Pulau indah ini tidaklah besar. Hanya butuh waktu sekitar 20 menit untung mengelilinginya. Yang paling menarik dari Arborek dan biasanya di jadikan spot menarik oleh para wisatawan adalah dermaga. Bukan hanya dermaga-nya saja...
Rumah Pohon Korowai
Tidak tahu kenapa, saya selalu suka dengan hal-hal yang berasal dari timur. Belum lekang dari ingatan rasanya, ketika tahun kemarin saya harus mengajak serta sekuter matik saya untuk menjalajah bumi Nusa Tenggara, yang memakan waktu hampir tiga bulan lamanya. Beberapa mimpi saya untuk destinasi, hampir delapan puluh persen sudah tercapai, dah bahkan Tuhan memberikan lebih. Seperti ketika saya bermimpi ingin...
Akhir tahun adalah momen yang ditunggu oleh banyak orang. Terutama bagi mereka yang harus bekerja senin hingga weekend. Liburan akhir tahun biasanya mereka gunakan untuk sejenak refreshing agar di tahun baru juga hadir semangat yang baru. Nah, syndrome itu juga saya alami. Bahkan jauh-jauh hari sebelum akhir tahun saya sudah muter duluan. Biasanya memang sampai akhir tahun, bahkan tahun berikutnya. Dua...
Selamat Pagi Papua
Langit sudah terlihat memerah, tanda bahwa penerbangan kami sudah melewati batas lima jam lebih jam terbang. Dibawah sana bumi Papua terlihat begitu damai dengan sungai-sungainya yang mengular. Pak pilot juga sudah bisik-bisik kepada para cabin crew lewat pengeras suara, bahwa sebentar lagi pesawat Garuda yang kami tumpangi, akan segera mendarat di bandar udara Sentani, di Jayapura. Tapi Jayapura bukanlah akhir...
Dikejauhan saya melihat rimbunnya hutan tanah Papua yang begitu misterius. Perlahan -lahan roda pesawat yang saya tumpangi dari ibukota menuju Tanah Papua mulai turun dari ketinggian, dan siap melakukan pendaratan di landasan pacu bandara Domine Eduard Osok (DEO), kota Sorong. Kaki saya juga rasanya sudah tidak sabar untuk menapaki kambali Tanah Papua yang tidak akan pernah membuat saya bosan...
Landing di Sentani
Perjalanan udara lima jam empat puluh lima menit bukanlah perjalanan panjang. Tapi tidak bisa juga perjalanan itu dibilang singkat. Semua penumpang terlihat lelap sekali dalam tidurnya. Wajah-wajah terlihat seolah sedang berkompromi dengan kelelahan. Namun tidak berlaku. Buat saya. Tidak tahu kenapa, perjalanan selalu memberikan energi lebih, terlebih kali ini saya akan menuju Sentani. Bahkan beberapa teman saya sempat berceloteh...

Follow me on Social Media!

6,908FansLike
496,301FollowersFollow
17,369FollowersFollow
6,986FollowersFollow
8,867SubscribersSubscribe