Wakatobi adalah surga bagi para penggemar wisata bahari. Banyak sekali titik penyelaman nan indah di pulau yang namanya diambil dari singkatan dari 4 pulau besarnya ini. Pertama kali mendengar nama Wakatobi pasti orang yang masih asing dengan dearah itu akan menganggap namanya mirip sekali dengan kosakata Jepang. Namun setelah tahu ternyata Wakatobi adalah singkatan dari 4 pulau besar Wangi-wangi,...
Kanal-kanal kecil menyambut saya dengan beberapa perahu ramping tertambat berjajar rapi di pinggir. Kalau di luar sana bangga dengan Venice mungkin ini adalah miniaturnya he he. Terik terasa begitu menyengat. Beberapa  lelaki paruh baya menaikkan sebuah mesin diesel yang sudah tidak kelihatan baru keatas anjungan kapal Dhito Wakatobi. Yah saya sedang berada di kapal kayu Dhito Wakatobi yang hendak...
Mengunjungi sebuah mahakarya arsitektur dimasa lalu, selalu membuat saya takjub. Hal ini juga saya rasakan ketika memasuki sebuah cafe di sudut kota tua Jakarta. Cafe Batavia namanya.  Di tilik dari namanya, sudah jelas bahwa banyak sekali sejarah tentang Batavia tersimpan disana. Tapi yang membuat saya salut adalah, semua sejarah itu masih di biarkan lestari di tengah kemoderenan kota Jakarta saat...
Hamparan pasir pantai terlihat begitu mempesona, riak ombak kecil juga semakin membuat suasana siang itu di bagian paling ujung selatan negri ini terlihat damai. Memperingati hari Lingkungan hidup sedunia World Enviroment Day 2014 saya sedang berada di sebuah titik paling ujung selatan negri ini. Pulau kecil ini merupakan batas wilayah yang berbatasan langsung dengan benua Australia di bagian selatan nusantara. Saya...
Tanjung bira tidak hanya terkenal dengan pantai pasir putih dan pulau liukang loe nya. Berjarak beberapa kilometer dari pantai ini kita akan menemukan sebuah keheningan yang dibalut dengan keindahan alam yang mempesona. Pantai lemo-lemo namanya.Pantai ini belum banyak yang mengenal. Memang jika dibandingkan dengan saudara dekatnya yakni pantai Pasir putih, pantai ini belum ada apa-apanya. Minim sekali fasilitas, akses ke...
Kapal-kapal nelayan terlihat sibuk merapat ke dermaga-dermaga kecil di samping sebuah pasar tradisional kecil yang hanya buka tiap hari rabu. Beberapa nelayan juga memperlihatkan muka bahagia sambil bersiul kegirangan, sementara di kejauhan tak jarang pula mereka menampak kan buka kurang bahagia, mungkin hasil tangkapan mereka tidak banyak. Mentari pagi masih berlindung di balik awan. Semburat merahnya memantul dari dalam gumpalan-gumpalan...

Follow me on Social Media!

6,803FansSuka
495,742PengikutMengikuti
17,369PengikutMengikuti
6,986PengikutMengikuti
11,240PelangganBerlangganan