Pagi di pantai pandawa bali terlihat begitu cerah, matahari terlihat sedang berbahagia membagi sinarnya kepada mahluk hidup di muka bumi. Semua terlihat riang gembira, tak terkcuali saya. Hari ini adalah me time nya kami anggota team Lihat Indonesia. Berhari-hari bahkan berminggu-minggu dalam kebersamaan tentu masing-masing dari kami butuh sekedar rehat sejenak dari perjalanan road trip Jawa-Bali-Lombok ini. Dan Bali adalah...
Di sebuah siang yang tidak terlalu panas, saya kembali menyusuri sudut-sudut desa seni yang sudah di kenal luas di kancah mancanegara ini. Sebuah gang yang tidak terlalu lebar menuntun langkah saya menuju ke sebuah tempat yang masih melestarikan sebuah drama tari tradisional kuno yang merupakan cikal bakal segala jenis tarian Bali ini. I Wayan Budiarsa namanya. Pada saat matahari sudah...
Langit Bali seolah menumpahkah panas yang luar biasa. Teriknya seperti hendak membakar kulit setiap mahluk yang ada di bumi. Tak terkecuali saya dan team Lihat Indonesia lainnya pada siang yang hampir tengah hari tersebut. Sebuah rumah khas Bali menjadi tempat kami berteduh. Rumah kediaman I wayan Patra, sang pengusaha kerajinan dari desa Batuan Bali. Bangunan-bangunan Bali terlihat mendominasi sebuah komplek...
Desa batuan adalah sebuah desa seni yang masuk di kecamatan Sukawati, kabupaten Gianyar Bali. Desa ini merupakan salah satu desa kuno yang ada di Bali, terbukti dengan di temukannya sebuah gapura purbakala di salah satu bagian desa. Semangat komunal sendiri sangat berkembang di desa Batuan, ini terlihat ketika ada tradisi ngayah atau gotong royong. Seorang individu hanya akan bermakna ketika...
I Made Muji adalah pengrajin Barong Bali yang berasal dari desa Batuan. Pria kelahiran 62 tahun silam itu sekilas hanya lah seperti para pria kebanyakan. Namun begitu kenal lebih dekat ternyata darah yang mengalir di tubuhnya merupakan aliran darah seni bercitarasa tinggi. Team Lihat Indonesia berkesempatan mampir ke workshopnya I Made Muji di desa Batuan, Bali. Sebuah sore yang hangat ketika...
Malam  masih memeluk perjalanan saya dan team Lihat Indonesia di pulau Dewata. Aspal hitam tanpa garis pandu di tengahnya seolah memaksa indera penglihatan kami untuk tetap waspada melalui jalur di bagian barat pulau Bali ini. Namun rasanya kantuk sudah tidak dapat di tahan, dan sebuah pom bensin menjadi tempat kami melepas penat sejenak menghimpun tenaga untuk kembali melanjutkan perjalanan...
Gelap terlihat memenuhi langit ujung timur pulau Jawa itu. Saya sudah tidak ingat lagi entah sudah hari keberapa perjalanan Jawa-Bali-Lombok ini. Yang selalu teringat adalah sikap ramah orang-orang di kota yang saya singahi. Beberapa bunyi klakson kapal yang hendak berlabuh atau berangkat sungguh memekakan telinga. Lamunan saya akan indahnya perjalanan dengan hiasan kisah-kisah lucu, unik, dan terkadang sedih seketika buyar...
Dua gadis terlihat berlenggak lenggok menarikan tarian Gandrung khas Banyuwangi di atas pentas. Sementara di depan panggung masyarakat terlihat seperti terpesona dengan setiap liukan gerakan penari yang di pentaskan dalam sebuah acara  yang bertajuk Tour De Rajegwesi. Tour De Rajegwesi sendiri sebenarnya adalah sebuah event pariwisata yang di helat oleh sebuah organisasi desa konservasi. Namanya MER kepanjangan dari Masyarakat Ekowisata...

Follow me on Social Media!

6,987FansLike
498,096FollowersFollow
16,597FollowersFollow
6,905FollowersFollow
6,109SubscribersSubscribe