Langit timur masih terlihat kemerahan, pagi terlihat masih berlumur embun. Sementara mentari mulai membangunkan seluruh kehidupan di muka bumi ini. Garut pagi juga mulai menampak kan keriuhannya. Sebuah bangunan tua yang menurut ceritanya di uri-uri sebagai cagar budaya menyambut kedatangan kami. Seorang pejabat dinas parisiwata menyambut kami di ruangannya. Sebentar diskusi dan mengutarakan niat kedatangan saya dan team kesini. Diskusi...
Jogja ternyata memang sebuah kota yang tidak akan pernah bosan untuk di datangi dan di jelajahi, setidaknya bagi saya yang selalu memasukan Jogja sebagai salah satu destinasi favourite untuk di datangi. Selain karena pesona budayanya yang adiluhung, saya juga terpesona dengan pesona alam dan masyarakatnya sendiri. Bukan berarti karena saya berasal dari klan Jawa terus saya cinta Jogja, bukan. Jogya...
Langit di ufuk timur mulai menampak kan semburat merah nya. Pagi baru saja hadir. Sementara kesibukan sedang terjadi di sebuah rumah yang terletak di ibu kota negara ini. Segala persiapan sedang saya dan tiga yang akan menjadi rekan seperjalanan saya untuk 40 hari kedepan. Tepat pukul 08:00 si Aki memulai perjalanan panjang ini. Aki adalah julukan buat sebuah mobil Taft...
Malang terlihat begitu cerah pagi itu, meskipun hawa yang di bawa oleh semilirnya angin pagi masih menyiratkan kesejukan. Rasa lelah dan kantuk masih mendera tapi perjalanan ini harus terus di lanjutkan. Sebuah perjalanan sederhana yang belum seberapa bila di bandingkan dengan perjalanan nya  Ernesto Che Guevara dalam  The Motorcycle Diaries-nya yang Epic. Namun jika di tilik dari tujuan kami, Team...
Perjalanan team Lihat Indonesia di seputaran Jogja masih berlanjut. Dari sekedar keliling kota hingga menikmati sensasi offroad di jalur Lava merapi menghiasi kisa petualangan saya dan team dalam perjalanan road trip Jawa-Bali-Lombok kali ini. Yang membuat saya bahagian dari perjalanan ini adalah bukan hanya sekedar jalan-jalan. Ada nilai-nilai sosial kemasyarakatan yang kita gali dari berbagai sudut pandang profesi. Dan yang...
Pagi selalu membawa kedamaian, tak terkecuali pagi yang saya rasakan di Kasembon ini. Cottage tempat kami menginap ini ada di tengah sawah. Dengan dinding yang hanya terbuat dari gedhek (anyaman bambu) kesegaran suasana pagi menyusup melalui celah-celah anyaman bambu menghantarkan semangat pagi bagi kami. Upss bukan kami ternyata, hanya saya dan om Eten, sementara anggota team LihatIndonesia lainnya masih...
“ya udah kalian tunggu disana, saya segera meluncur” begitulah kira-kira suara bang Zul, seorang petugan Taman Nasional Meru Betiri kitika kami menghadapi masalah di pintu pos Sungai Lembu, sebuah pos yang di buat oleh PTPN. Team Lihat Indonesia sudah sampai di pos Sungai Lembu, dan pos ini di kelola oleh PTPN. Sang petugas keamanan pos menarik retribusi yang tidak masuk...
Langit Bali seolah menumpahkah panas yang luar biasa. Teriknya seperti hendak membakar kulit setiap mahluk yang ada di bumi. Tak terkecuali saya dan team Lihat Indonesia lainnya pada siang yang hampir tengah hari tersebut. Sebuah rumah khas Bali menjadi tempat kami berteduh. Rumah kediaman I wayan Patra, sang pengusaha kerajinan dari desa Batuan Bali. Bangunan-bangunan Bali terlihat mendominasi sebuah komplek...

Follow me on Social Media!

6,803FansSuka
495,742PengikutMengikuti
17,369PengikutMengikuti
6,986PengikutMengikuti
11,240PelangganBerlangganan