"Antaro merak jo bakauheni, antaro sabak jo gadang hati, den tinggakan kampuang nan denai cinto, dek harok kabatuka untuang jo parasaian" Lirik lagu dari daerah Sumatra Barat itu seolah terngiang kembali ketika saya duduk di salah satu sudut kapal ferry yang menyeberangkan saya dari tanah jawa menuju pulau Sumatra ini. Hal serupa juga saya rasakan belasan tahun yang lalu ketika pertama...
Dua tahun sudah berlalu ketika saya untuk terakhir kalinya dapat memandang dengan haru wajahnya yang tenang dan damai, melapaskannya untuk selama-lamanya menghadap sang Khalik Allh SWT. Begitu banyak kenangan, keihklasan, ketegaran yang menjadi suri tauladan bagi saya. Tiada lagi yang dapat saya berikan sebagai balasannya atas semua yang di tinggalkannya kepada saya, kecuali do'a memohon kepada-Nya agar diampuni segala dosa-dosanya,...

Follow me on Social Media!

6,908FansLike
496,297FollowersFollow
17,369FollowersFollow
6,986FollowersFollow
8,871SubscribersSubscribe