Bersiap Terbang Manja dengan First Class

3

Saya tidak tahu kenapa suka sekali dengan sebuah perjalanan. Apa mungkin karena sejak umur 2 bulan lahir ke dunia, sudah diajak melakukan sebuah perjalanan panjang sama almarhumah Ibu saya untuk pergi merantau ke pelosok Jambi. Atau, memang karena saya terlahir dari keluarga perantau. Entahlah.

Almarhum dan almarhumah orang tua saya adalah perantau ulung. Bahkan, mereka rela menghembuskan nafas terakhirnya di perantauan. Sedikit kilas balik inilah yang mungkin membuat jiwa saya selalu rindu dengan perjalanan.

Saya teringat pertama kali melakukan perjalanan bersama almarhumah Ibu. Kami menggunakan bus ekonomi reyot dari Pati di Jawa Tengah menuju ke Kecamatan Pemenang di Kabupaten Sarolangun Bangko (dulu disingkat Sarko). Meski naik transportasi alakadarnya, kami tetap bahagia karena pergi bersama orang tersayang.

Andai almarhumah Ibu masih ada, saya ingin membawa beliau jalan-jalan dengan transportasi yang berkelas ke Kuala Lumpur untuk kuliner. Kenapa Kuala Lumpur? Ya, saya kangen sekali dengan street food di sana yang bisa membuat lidah bergoyang. Banyak masakan Melayu, Chinese, dan India tersebar di sana. Hmmm, bayangin aja dah ngences.

Kali ini, saya mau coba menikmati terbang manja dengan First Class. Keinginan ini juga didorong oleh cerita teman-teman yang puas banget dengan pelayanan penerbangan Kelas Satu ini. Misalnya, seat yang super luas dan penutup mata untuk pengalaman tidur yang nyaman. Selain itu, layar monitornya gede banget jadi puas buat nonton atau denger musik. Enaknya lagi, kita seperti berada di pesawat pribadi karena gak akan duduk sampingan langsung dengan penumpang lain. Makin penasaran deh saya.

Nah, masalahnya saya gak mau mau ribet cek satu-satu maskapai yang punya First Class. Googling beberapa blog, ternyata di aplikasi Traveloka sekarang ada fitur pilih “Seat class, salah satunya ya penerbangan First Class. Makin mantap untuk pesan tiket pesawat di aplikasi ini karena bisa reschedule tanpa kena biaya (0%).

Bookingnya Gampang, pilih kelasnya trus lanjut seperti biasa saja.

Cara booking tiket First Class di Traveloka gampang. Tinggal browse seperti biasa, tentukan kota tujuan, tanggal pulang dan pergi, terus klik item kelas penerbangan. Iseng coba pilihan First Class, gak banyak ternyata yang punya penerbangan First Class ke Kuala Lumpur.

Helipad Cafe Kuala Lumpur

Karena ingin mencoba pengalaman baru, akhirnya saya langsung book dan bayar. Gak butuh waktu lama tiket dan receipt sudah dikirimkan ke email. Hidup makin mudah saja rasanya kawan. Tak perlu antre yang melelahkan di sales office maskapai atau travel-travel offline yang kadang harus sabar antre juga karena menunggu travel assistant-nya telepon pacarnya dulu.

Eniwei.. karena tujuan trip ke Kuala Lumpur kali ini adalah kulineran sambil menikmati hidup, jadi nanti postingannya bakal banyakan tentang makanan-makanan enak yang ada di Kuala Lumpur. Yang gak bakal terlupa tentunya adalah teh tarik dan Maggi goreng. Ha ha. Ada yang tahu Maggi goreng itu apaan? Komen di bawah, ya.

Ini minjempunya temen kok, saya mah mesennya es teh manis
View dari Helipad Cafe Kuala Lumpur

Selain itu, saya pengen balik lagi ke Helipad Cafe. Menikmati secangkir kopi dengan pemandangan senja Kuala Lumpur dari atas ketinggian. Tempat makan yang unik karena letaknya ada di atas sebuah gedung, di sebuah helipad. Pas deh buat liburan santai menikmati hidup.

Street Food Jalan Alor Bukit Bintang
Makanan Terenak Sedunia saya temukan disini, Kulit Ayam Goreng Krispi

Nah, yang membuat hati saya jatuh cinta juga sama Kuala Lumpur karena street food-nya. Main aja ke Jalan Alor di Bukit Bintang. Berbagai macam kuliner ada semua di sana. Mau seafood atau makanan-makanan yang jarang ditemui di restoran-restoran mahal juga ada. dua makanan yang mau kembali saya coba adalah gorengan durian dan kulit ayam goreng krispi. Duhhh, ini nulis blognya dalam keadaan ngences parah.

Nasi Lemak Nan Tersohor itu
Kuala Lumpur
Nasi kandar
Lobster Burger
Makanan Tradisional Melayu
Street Food Jalan Alor Bukit Bintang

Rasanya dah gak sabar lagi untuk packing dan terbang ke sana. Deg-degan sedikit sih mau pertama nyobain First Class gitu. Dulu pertama naik pesawat bangku paling depan aja norak, gak tau nyari meja lipatnya di mana. Nanya ke mbak cantik pramugari, baru dikasih tau kalau dilipat di dudukan tangan kita. Nah, kira-kira pengalaman apa ya yang bakal saya temukan di First Class? Ha ha.

3 COMMENTS

  1. Aku naik kelas bisnis pesawat “ecek-ecek” aja noraknya kebangetan mas. Gak kebayang kalau bisa nyobain first class hahaha.

    Aku salfok dengan deretan makanannya. Pas banget ini lagi laper. Slruuppp

  2. Wah baru tau sih kalo street foodnya Malaysia semenggiurkan itu juga. Selama ini taunya street food Thailand aja. Kapan-kapan ah kesana dan semoga bisa first class juga. Hehe

Komennya disini ya..